Friday, October 7, 2011

Saya dan Kehidupan Lingkungan Saya



Setiap saya ingin memperkenalkan jati diri saya apalagi mengenai tentang bagaimana kehidupan di sekitar lingkungan saya serta kehidupan saya , dimana air mata saya akan terjatuh meneteskan air mata untuk mengingat masa lalu . Demi memenuhi Nilai Mata kuliah softskill ini saya harus menceritakan semua kehidupan dan menuliskan bagaimana keadaan disekitar lingkungan saya.
            Semakin bertambahnya tahun.  Alhamdulillah, Allah SWT memberikan kelebihan rezkinya kepada keluarga saya yang membuat semakin lebih baik kehidupan saya dan keluarga saya. Dulu sebelum saya duduk di bangku SMA dimana saya beserta keluarga saya pernah bertempat tinggal di Jakarta. Dari saya lahir sampai saya Lulus SMP kehidupan  saya dan keluarga saya sangat memprihatinkan, lingkungannya juga yang dibilang tidak bagus. tepatnya dulu saya tinggal dekat pinggir jalan (bukan jalan raya besar sih yaah pokoknya kalo dibilang jalan umum) yang setiap harinya selalu dilewati oleh kendaraan-kendaraan . Asap-asap dan debu-debu yang terus membuat udara di lingkungan rumah saya menjadi sangat tidak baik. Alhamdulillah keluarga saya terus diberi kesehatan walaupun polusi terus mengganggu kehidupan kami.
            Tapi dari semua itu ada kebanggaan dalam diri saya, kehidupan bertetangganya sangatsangat baik , saling menolong, saling berbagi semuanya diterapkan dalam kehidupan kami sehari-hari. Mungkin karna sekian lamanya kami hidup bertahun-tahun itu yang membuat kami menjadi seperti keluarga. 
     Saya juga mempunyai banyak teman dan sahabat disana mereka yang tidak pernah membedabedakan yang satu dan yang lainnya. kami benar2 seperti keluarga karna kami lahir sama2 dan tumbuh sama2. kami menjalani kegiatan setiap harinya ngaji bareng, terawih bareng, bangunin orang saur bareng, mengikuti lomba 17 agustusan selalu, menari setiap ada pentas, disini saya sangat bangga karna mereka tidak pernah memaksakan kehendak untuk mengikuti modis saat ini, dan pergaulan yang semakin menjadi-jadi.
            Semuanya sangat-sangat berubah ketika saya Menginjak bangku SMA. Alhamdulillah kedua Orang tua saya mendapatkan rezki untuk bisa membeli rumah disalah satu perumahan di bekasi. bahkan dulu saya ga pernah ingin pindah kebekasi karna saya gak pengin jauh dari sahabat2 saya. Kehidupan saya dan keluarga saya yang tadinya memprihatinkan menjadi hidup penuh kebahagiaan. Tapi hanya satu yag membuat saya menjadi prihatin .Dulu hidup diLingkungan yang penuh dengan kebersamaan saling peduli dan berbagi. Tapi disini jarang itu terjadi Disini mereka melihat harkat dan martabat . disini lingkungan rumah saya  mereka sulit untuk berbagi . yang kaya sama yang kaya , dan yang miskin sama yang miskin. Kegiatan Gotong Royong pun Jarang dilakukan disini , mereka hanya bisa menggatikannya dengan uang dengan apa yang memang sudah menjadi kewajiban yang harus mereka lakukan untuk kebersihan lingkungannya. lingkungan yang tidak pernah aman, dalam beberapa menit kendaraan pun cepat hilang. yang paling menyedihkan disini ga ada yang namanya pengajian anak muda padahal saya sangat ingin sekali ada pengajian didaerah sini. 
         Entah mereka juga sama halnya dengan saya mereka juga baru tinggal dilingkungan ini apa mereka tidak pernah memikirkan kehidupan mereka yang sebelumnya.Akibat perkembangan zaman yang terus maju, dapat membuat orang bisa menjadi berubah tapi tidak halnya dengan saya dan keluarga saya (orang tua, kakak2 dan adik saya). Kami terus mengingat kehidupan sebelumnya yang pernah kami rasakan dan akan menjadi suatu kenangan yang tidak akan pernah kami lupakan.  Susah dan senang kami rasakan dan tanpa membeda-bedakan yang satu dan yang lainnya.

No comments:

Post a Comment